ANALISIS YURIDIS SENGKETA PEMBAYARAN ROYALTI
PERFORMING RIGHTS ANTARA PENYANYI AGNES
MONICA DAN PENCIPTA LAGU ARIE SAPTA DERMAWAN
(ARI BIAS) DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN
PENGADILAN NIAGA NOMOR 92/PDT.SUS-HKI/HAK
CIPTA/2024
-
Type
-
Skripsi
-
Title
-
ANALISIS YURIDIS SENGKETA PEMBAYARAN ROYALTI
PERFORMING RIGHTS ANTARA PENYANYI AGNES
MONICA DAN PENCIPTA LAGU ARIE SAPTA DERMAWAN
(ARI BIAS) DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN
PENGADILAN NIAGA NOMOR 92/PDT.SUS-HKI/HAK
CIPTA/2024
-
Creator
-
Samiaji Agung
-
identifier
-
2274201068
-
list of contributors
-
Dr. Henky Solihin MZ, S.H., M.H
Mico Juli Fikra, S.H., M.Kn., M.H
-
Date
-
2026
-
abstract
-
Sengketa pembayaran royalti Performing Rights dalam industri musik di
Indonesia menunjukkan masih adanya perbedaan penafsiran mengenai kewajiban
hukum para pihak yang terlibat dalam pertunjukan komersial. Hal tersebut
tercermin dalam sengketa antara penyanyi Agnes Monica dan pencipta lagu Arie
Sapta Dermawan (Ari Bias) yang berujung pada Putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Pusat Nomor 92/Pdt.Sus-HKI/Hak Cipta/2024. Sengketa tersebut bermula dari
penggunaan lagu dalam pertunjukan komersial yang menimbulkan klaim atas hak
pembayaran royalti Performing Rights, khususnya terkait kedudukan hukum
pencipta lagu serta mekanisme pemenuhan hak ekonomi atas ciptaan.
Permasalahan hukum dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana
pengaturan dan pelaksanaan kewajiban pembayaran royalti Performing Rights
menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, serta
bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam menafsirkan kewajiban tersebut
berdasarkan putusan yang dikaji. Penelitian ini merupakan penelitian hukum
normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach)
dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi
bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan di bidang hak cipta dan
putusan pengadilan yang relevan, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal
ilmiah, dan literatur hukum yang berkaitan dengan Performing Rights dan lembaga
manajemen kolektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Pusat tersebut menegaskan keberadaan hak ekonomi pencipta lagu atas penggunaan
ciptaannya dalam pertunjukan komersial, sekaligus memberikan penafsiran hukum
mengenai subjek yang bertanggung jawab atas pembayaran royalti Performing
Rights. Putusan ini memiliki implikasi yuridis terhadap praktik pembayaran royalti
di Indonesia, khususnya dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan
terhadap hak ekonomi pencipta lagu dalam pemanfaatan karya cipta pada kegiatan
pertunjukan komersial
-
Subject
-
Royalti; Performing Rights; Hak Ekonomi Pencipta; Hak Cipta;
Lembaga Manajemen Kolektif; Putusan Pengadilan Niaga
-
number of pages
-
139