IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM HUBUNGAN KERJA DAN KOORDINASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN (Studi Deskriptif Kualitatif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Dimensi Openness, Supportiveness dan Trust)

Type
Skripsi
Title
IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM HUBUNGAN
KERJA DAN KOORDINASI PELAYANAN PERPUSTAKAAN
DAN KEARSIPAN
(Studi Deskriptif Kualitatif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah
Provinsi Jawa Barat Dimensi Openness, Supportiveness dan Trust)
Creator
FINA IRKAHAYU
identifier
2270201009
list of contributors
Enung Nurhayati, S.Sos., M.Si,
Date
2026
abstract
Penelitian ini berangkat dari kompleksitas operasional Bidang Pelayanan
Perpustakaan dan Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi
Jawa Barat (Dispusipda) yang mengelola berbagai unit layanan pemustaka di
tengah keterbatasan sumber daya manusia, sehingga mendorong penyesuaian
peran antarpegawai secara situasional yang bergantung pada komunikasi dan
koordinasi internal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterbukaan
(openness), dukungan (supportiveness), dan kepercayaan (trust) dalam iklim
komunikasi organisasi Bidang Pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan Dispusipda
Jawa Barat, khususnya dalam hubungan kerja dan koordinasi antarpegawai.
Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan paradigma
konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara
semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara
purposive sampling, terdiri atas Pustakawan Ahli Madya, Pustakawan Ahli
Pertama, Pustakawan Ahli Muda, dan dua Penata Layanan Operasional, dengan
mengacu pada Teori Iklim Komunikasi Organisasi W. Charles Redding (1972).
Hasil penelitian menunjukkan keterbukaan terwujud melalui kejelasan arahan
kerja yang tersalur berjenjang, kebebasan menyampaikan pendapat dalam koridor
kerja, mekanisme koordinasi penugasan mendadak, serta budaya konfirmasi saat
terjadi miskomunikasi. Dukungan tercermin dari kehadiran langsung pimpinan di
lapangan, budaya saling menggantikan yang tumbuh organik akibat keterbatasan
sumber daya manusia, serta apresiasi yang beragam sesuai kebutuhan setiap
pegawai. Kepercayaan terbangun melalui otonomi kerja berbasis hasil,
kepercayaan antarpegawai yang tetap dipelihara meski sempat mengalami
dinamika hubungan, keberanian melaporkan masalah secara jujur, serta kesiapan
menerima pelimpahan tugas mendadak. Ketiga dimensi bersifat dinamis dan tidak
selalu berlangsung sempurna, namun bersama-sama membentuk iklim komunikasi
yang aktif dan adaptif bagi efektivitas hubungan kerja serta koordinasi pelayanan
di Bidang Pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan Dispusipda Jawa Barat.
Subject
Iklim Komunikasi Organisasi, Keterbukaan, Dukungan, Kepercayaan,
Pelayanan Perpustakaan.
number of pages
249