ANALISA YURIDIS PEMENUHAN SYARAT SAH PERJANJIAN BERDASARKAN PASAL 1320 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA DITINJAU DARI WANPRESTASI DIHUBUNGKAN DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG NOMOR. 238/Pdt.G/2025/PN BDG

Type
Skripsi
Title
ANALISA YURIDIS PEMENUHAN SYARAT SAH PERJANJIAN
BERDASARKAN PASAL 1320 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM
PERDATA DITINJAU DARI WANPRESTASI DIHUBUNGKAN
DENGAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDUNG NOMOR.
238/Pdt.G/2025/PN BDG
Creator
Arty Al Fitri
identifier
2274201017
list of contributors
Galih Afif Sylva Maulana, S.E., S.H., M.H.,
KM Ibnu Shina Zaenudin, S.H.,M.H.
Date
2026
abstract
Perjanjian merupakan bagian penting dalam hukum perdata karena menjadi
dasar hubungan hukum antara para pihak yang menimbulkan hak dan kewajiban.
Keabsahan perjanjian diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata yang mensyaratkan
kesepakatan, kecakapan, objek tertentu, dan sebab yang sah. Salah satu bentuk
perjanjian adalah jual beli melalui lelang yang memiliki mekanisme khusus dengan
melibatkan pejabat lelang. Dalam Putusan Nomor 238/Pdt.G/2025/PN Bdg,
sengketa berkaitan dengan keabsahan lelang akibat dugaan cacat prosedur, terutama
mengenai pemberitahuan dan kewenangan pelaksanaan lelang. Putusan tersebut
mengkaji penerapan syarat sah perjanjian serta keseimbangan antara kepastian
hukum dan keadilan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan
spesifikasi deskriptif analitis untuk mengkaji penerapan syarat sah perjanjian dalam
jual beli melalui lelang berdasarkan Pasal 1320 KUH Perdata serta
pertimbangannya dalam Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor
238/Pdt.G/2025/PN Bdg. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dengan
menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang relevan. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, sedangkan analisis data
menggunakan metode yuridis kualitatif dengan menelaah peraturan perundangundangan, asas, teori, dan doktrin hukum. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis
terpenuhinya syarat sah perjanjian dalam lelang, mengidentifikasi faktor penyebab
sengketa, serta menilai kesesuaian pertimbangan hakim dengan hukum materiil dan
nilai keadilan.
Perjanjian jual beli melalui lelang eksekusi Hak Tanggungan dalam perkara
a quo telah memenuhi syarat sah perjanjian berdasarkan Pasal 1320 KUH Perdata.
Unsur kesepakatan terbukti melalui Risalah Lelang antara Bank sebagai pemegang
Hak Tanggungan dan pemenang lelang sebagai pembeli, sedangkan keberatan
Penggugat tidak memengaruhi karena tidak terikat hubungan kontraktual. Unsur
kecakapan dan objek tertentu juga terpenuhi karena para pihak cakap serta objek
lelang jelas secara fisik dan yuridis. Pelaksanaan lelang berdasarkan Pasal 6 UUHT
menunjukkan adanya kausa yang halal. Sengketa muncul akibat perbedaan
pemahaman mengenai parate eksekusi dan eksekusi grosse akta. Hakim
menerapkan asas lex specialis, privity of contract, serta melindungi pembeli
beriktikad baik, sehingga putusan dinilai sesuai hukum.
Subject
Syarat sah perjanjian, jual beli lelang, Pasal 1320 KUH Perdata,
pertimbangan hakim, putusan pengadilan.
number of pages
232