EFEKTIVITAS DEEP- PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP COGNITIVE ENGAGEMENT PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI

Type
Skripsi
Title
EFEKTIVITAS DEEP- PROBLEM BASED LEARNING
TERHADAP COGNITIVE ENGAGEMENT PESERTA DIDIK
KELAS XI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI
Creator
Silva Siti Nurhaliza
identifier
2284025023
list of contributors
Nur Rokhmani Tri Siswi, S.Pd., M.Pd., , Dita Argarani, S.Pd., M.Pd.,
Date
2026
abstract
Cognitive Engagement merupakan keterlibatan kognitif aktif peserta didik yang tercermin dari
penggunaan pemikiran tingkat tinggi, regulasi diri, dan usaha kognitif yang mendalam selama proses
pembelajaran. Materi sistem reproduksi memiliki karakteristik kompleks, abstrak, dan sensitif
sehingga sering dianggap tabu dan berpotensi menimbulkan miskonsepsi apabila tidak disertai
keterlibatan kognitif yang optimal. Model Problem Based Learning (PBL) telah terbukti mampu
mendorong keterlibatan aktif peserta didik, namun implementasinya di lapangan masih bersifat
prosedural sehingga belum sepenuhnya mengembangkan kemampuan analisis, refleksi, dan
pengambilan keputusan berbasis data. Oleh karena itu, diperlukan integrasi pendekatan deep learning
ke dalam PBL melalui Model Deep-Problem Based Learning (Deep-PBL). Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis efektivitas Deep-PBL terhadap Cognitive Engagement peserta didik kelas XI
dibandingkan PBL konvensional pada materi gangguan dan teknologi sistem reproduksi. Penelitian
menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group
design. Subjeknya adalah peserta didik kelas XI SMA KP Baleendah tahun ajaran 2025/2026 sebanyak
50 peserta didik, terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 25 peserta didik
melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji
homogenitas Levene's Test, uji N-Gain, uji Independent Samples t-Test, dan effect size Cohen's d,
didukung analisis deskriptif persentase serta kerangka ICAP. Hasil uji Independent Samples t-Test
menunjukkan bahwa Deep-PBL tidak berbeda signifikan secara statistik dibandingkan PBL
konvensional dalam meningkatkan Cognitive Engagement (Sig. 2-tailed = 0,310 > 0,05; effect size
Cohen's d = 0,151, kategori kecil), sehingga H0 diterima. Meskipun demikian, Deep-PBL terlaksana
sangat baik (92%), menghasilkan N-Gain lebih tinggi (0,36 berbanding 0,28), observasi lebih tinggi
(81% berbanding 67%), proporsi kategori Interactive pada ICAP lebih besar (24% berbanding 8%)
tanpa peserta didik berkategori Passive, serta keunggulan pada aspek keingintahuan, perhatian, dan
kepuasan belajar. Direkomendasikan penerapan Deep-PBL dengan alokasi waktu lebih memadai,
khususnya pada tahap refleksi, sebagai alternatif model pembelajaran biologi pada materi kompleks
dan sensitif.
Subject
Cognitive Engagement, deep learning, Deep-Problem Based Learning, Problem Based
Learning, sistem reproduksi
number of pages
288