PENGARUH KUALITAS MANAJEMEN PROGRAM DAN TINGKAT IMPLEMENTASI PROGRAM (MBG) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA (Studi SDN 4 Sukalaksana Kecamatan Talegong – Garut)

Type
Skripsi
Title
PENGARUH KUALITAS MANAJEMEN PROGRAM DAN
TINGKAT IMPLEMENTASI PROGRAM (MBG) TERHADAP
MOTIVASI BELAJAR SISWA
(Studi SDN 4 Sukalaksana Kecamatan Talegong – Garut)
Creator
Wildi Yansyah
identifier
2261201089
list of contributors
Adrie Charviandi S.E., M.M.
Date
2026
abstract
Motivasi belajar siswa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung
keberhasilan proses pendidikan di sekolah dasar. Berdasarkan hasil observasi awal di SDN 4
Sukalaksana, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, masih ditemukan permasalahan yang
berkaitan dengan motivasi belajar siswa. Kondisi tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan
kualitas manajemen dan tingkat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang
dilaksanakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas manajemen program,
tingkat implementasi program, dan motivasi belajar siswa, serta menguji pengaruh Kualitas
Manajemen Program (X1) dan Tingkat Implementasi Program (X2) terhadap Motivasi Belajar
Siswa (Y), baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain
deskriptif asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 72 siswa kelas IV, V, dan VI penerima manfaat
Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sukalaksana. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
adalah total sampling. Dari 72 kuesioner yang disebarkan, sebanyak 65 kuesioner diisi secara
lengkap dan memenuhi kriteria untuk dianalisis. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala
Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan
analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Manajemen Program, Tingkat Implementasi
Program, dan Motivasi Belajar Siswa berada pada kategori tinggi. Secara parsial, Kualitas
Manajemen Program berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Belajar Siswa, dengan
nilai t hitung sebesar 4,295 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Sementara itu, Tingkat Implementasi
Program berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap Motivasi Belajar Siswa, dengan nilai
t hitung sebesar 1,921 dan nilai signifikansi sebesar 0,059. Secara simultan, Kualitas Manajemen
Program dan Tingkat Implementasi Program berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi
Belajar Siswa, dengan nilai F hitung sebesar 24,781 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa Kualitas Manajemen Program memiliki pengaruh yang lebih dominan
terhadap Motivasi Belajar Siswa dibandingkan Tingkat Implementasi Program.
Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas manajemen, terutama
melalui penguatan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, penting
untuk mendukung peningkatan motivasi belajar siswa melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi
Gratis. Penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel lain di luar model penelitian yang
berpotensi memengaruhi motivasi belajar siswa.
Subject
Kualitas Manajemen Program, Tingkat Implementasi Program, Motivasi
Belajar Siswa, Program Makan Bergizi Gratis, Regresi Linear Berganda
number of pages
123