PENGARUH BEBAN KERJA DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN (Studi Kasus di CV. Putra karisma Kencana)

Type
Skripsi
Title
PENGARUH BEBAN KERJA DAN DUKUNGAN SOSIAL
TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN
(Studi Kasus di CV. Putra karisma Kencana)
Creator
Wanda Nur Oktapiani
identifier
2261201126
list of contributors
Rizka Noristaman, S.E., M.M
Date
2026
abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi beban kerja, dukungan sosial, dan stres
kerja karyawan, serta menganalisis pengaruh beban kerja dan dukungan sosial terhadap stres kerja
karyawan CV. Putra Karisma Kencana, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat pergantian karyawan (turnover) dalam satu tahun terakhir,
serta penerapan sistem kerja borongan dengan target produksi yang ketat pada perusahaan konveksi
yang memproduksi seragam dan perlengkapan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif.
Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh karyawan CV. Putra Karisma Kencana yang
berjumlah 38 orang, yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui
kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, serta
analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja, dukungan sosial, dan stres kerja
karyawan berada pada kategori sedang, dengan skor rata-rata masing-masing sebesar 27,00; 39,81;
dan 28,23. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan
terhadap stres kerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,944 dan nilai signifikansi <0,001 (t hitung
6,636 > t tabel 2,030). Sebaliknya, dukungan sosial secara parsial tidak berpengaruh signifikan
terhadap stres kerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,015 dan nilai signifikansi sebesar 0,889 (t
hitung 0,141 < t tabel 2,030). Secara simultan, beban kerja dan dukungan sosial berpengaruh
signifikan terhadap stres kerja, dengan nilai F hitung sebesar 26,909 dan signifikansi 0,000, serta
mampu menjelaskan 60,6% variasi stres kerja (R Square = 0,606), sedangkan 39,4% sisanya
dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa beban
kerja merupakan faktor dominan yang perlu menjadi perhatian utama perusahaan dalam upaya
menekan tingkat stres kerja karyawan, tanpa mengesampingkan pentingnya penguatan dukungan
sosial sebagai bagian dari strategi kesejahteraan psikologis karyawan dalam jangka panjang.
Subject
Beban Kerja, Dukungan Sosial, Stres Kerja, Karyawan, Turnover
number of pages
110