PENGARUH EFISIENSI OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP PROFITABILITAS (ROA) PADA BPR ARTHA GALUNGGUNG TAHUN 2021-2025

Type
Skripsi
Title
PENGARUH EFISIENSI OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP
PROFITABILITAS (ROA) PADA BPR ARTHA
GALUNGGUNG TAHUN 2021-2025
Creator
Ai Sasnia Nur Hidayah
identifier
2260304010
list of contributors
Yudi Zatnika, A.Md., S.Sy., M.Ak
Date
2026
abstract
Sektor perbankan, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR), dituntut menjaga efisiensi
operasional guna mempertahankan profitabilitas di tengah ketatnya persaingan industri keuangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Efisiensi Operasional (BOPO),
perkembangan Profitabilitas (ROA), serta menganalisis pengaruh Efisiensi Operasional (BOPO)
terhadap Profitabilitas (ROA) pada PT BPR Artha Galunggung (Perseroda) periode 2021–2025.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Unit
analisis penelitian ini adalah laporan keuangan tahunan PT BPR Artha Galunggung (Perseroda),
dengan jumlah sampel sebanyak 5 laporan keuangan tahunan periode 2021–2025 yang diperoleh
melalui teknik purposive sampling dan sampling jenuh, mencakup seluruh populasi tersedia. Teknik
analisis data yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas
Shapiro-Wilk, heteroskedastisitas Glejser, dan autokorelasi Durbin-Watson), analisis regresi linier
sederhana, analisis koefisien korelasi dan determinasi, serta uji hipotesis (uji t) dengan bantuan
software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Efisiensi Operasional (BOPO) berada
pada kondisi yang kurang efisien, sementara Profitabilitas (ROA) yang dicapai tergolong rendah
selama periode penelitian. Analisis regresi menunjukkan adanya arah hubungan negatif antara
Efisiensi Operasional (BOPO) dan Profitabilitas (ROA), namun hasil uji hipotesis menunjukkan
bahwa pengaruh tersebut tidak signifikan secara statistik, sehingga H₀ diterima dan H₁ ditolak. Dapat
disimpulkan bahwa Efisiensi Operasional (BOPO) berpengaruh negatif namun tidak signifikan
terhadap Profitabilitas (ROA), meskipun arah hubungannya konsisten dengan teori, sehingga
profitabilitas perusahaan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain di luar efisiensi operasional.
Peneliti merekomendasikan agar manajemen tetap menjaga dan meningkatkan efisiensi biaya
operasional serta memperhatikan kualitas aset, khususnya pengendalian Non Performing Loan
(NPL), likuiditas, dan struktur permodalan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan menambah variabel
independen lain seperti NPL, LDR, CAR/KPMM, dan NIM, serta memperpanjang periode atau
memperbanyak jumlah observasi, misalnya menggunakan data triwulanan.
Subject
Efisiensi Operasional, BOPO, Profitabilitas, ROA, BPR
number of pages
138