EVALUASI ERGONOMI LINGKUNGAN FISIK GUNA
MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI PADA
UNIT USAHA KONVEKSI RUMAHAN
-
Type
-
Skripsi
-
Title
-
EVALUASI ERGONOMI LINGKUNGAN FISIK GUNA
MENINGKATKAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI PADA
UNIT USAHA KONVEKSI RUMAHAN
-
Creator
-
Rizan Al Rasyid
-
identifier
-
2226201020
-
list of contributors
-
Jatmiko Agung Nugroho, S.T., M.T
-
Date
-
2026
-
abstract
-
Usaha konveksi skala rumahan memiliki keterbatasan dalam fasilitas kerja dan pengelolaan proses
produksi yang dapat memengaruhi kondisi kerja operator dan efisiensi proses. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi waste of waiting, mengevaluasi kondisi ergonomi operator, serta
menyusun usulan perbaikan pada stasiun kerja sewing guna meningkatkan efisiensi proses produksi.
Metode yang digunakan meliputi Value Stream Mapping (VSM) untuk memetakan aliran proses dan
mengidentifikasi pemborosan, Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan
muskuloskeletal, Rapid Upper Limb Assessment (RULA) untuk mengevaluasi risiko postur kerja,
dan NASA-Task Load Index (NASA-TLX) untuk mengevaluasi beban kerja subjektif operator.
Fishbone Diagram dan 5 Whys digunakan sebagai alat analisis kualitatif untuk mengidentifikasi
faktor-faktor yang diduga berkontribusi terhadap permasalahan berdasarkan hasil observasi dan
pengukuran. Hasil Current State VSM menunjukkan adanya waste of waiting sebesar 33 menit per
unit, Manufacturing Lead Time sebesar 56 menit, dan Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 41%.
Hasil evaluasi ergonomi menunjukkan skor NBM sebesar 54 dengan kategori risiko tinggi, skor
RULA sebesar 6 pada Action Level 3, dan nilai Weighted Workload (WWL) NASA-TLX sebesar
76,5 dengan kategori beban kerja tinggi. Hasil pengukuran kondisi lingkungan kerja menunjukkan
intensitas pencahayaan sebesar 120 Lux dan suhu udara sebesar 31°C. Temuan tersebut
menunjukkan adanya permasalahan pada kondisi ergonomi, beban kerja, dan efisiensi proses yang
perlu mendapatkan perbaikan. Berdasarkan hasil analisis, disusun usulan perbaikan yang meliputi
perbaikan fasilitas kerja, pencahayaan, sirkulasi udara, dan pengaturan jeda kerja. Usulan perbaikan
kemudian dimodelkan menggunakan Future State VSM untuk memproyeksikan perubahan terhadap
waste of waiting, Manufacturing Lead Time, dan Process Cycle Efficiency (PCE). Hasil proyeksi
menunjukkan waste of waiting berpotensi berkurang sebesar 26 menit, Manufacturing Lead Time
diproyeksikan menurun dari 56 menit menjadi 30 menit, dan PCE diproyeksikan meningkat dari
41% menjadi 76%. Hasil tersebut menunjukkan adanya potensi peningkatan efisiensi proses
produksi melalui usulan perbaikan yang disusun. Namun, hasil Future State VSM masih berupa
proyeksi dan belum merupakan hasil implementasi langsung, sehingga efektivitas usulan perlu diuji
melalui penerapan dan pengukuran kondisi sebelum dan sesudah perbaikan.
-
Subject
-
Ergonomi, Membuang-buang Waktu Tunggu,Pemetaan Aliran Nilai, Efisiensi Siklus
Proses, NBM, RULA.
-
number of pages
-
129