OPTIMALISASI EFISIENSI PELAYANAN PUBLIK MELALUI
PENGUKURAN KERJA METODE MAYNARD OPERATION
SEQUENCE TECHNIQUE (MOST) DI KANTOR
KECAMATAN PAMARICAN
-
Type
-
Skripsi
-
Title
-
OPTIMALISASI EFISIENSI PELAYANAN PUBLIK MELALUI
PENGUKURAN KERJA METODE MAYNARD OPERATION
SEQUENCE TECHNIQUE (MOST) DI KANTOR
KECAMATAN PAMARICAN
-
Creator
-
Lulu Atuzzahiroh
-
identifier
-
2226201061
-
list of contributors
-
BY. Rahadi Meta Tri Sulaksana, S.T., M.T
-
Date
-
2026
-
abstract
-
Pelayanan administrasi publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah yang dituntut
mampu memberikan pelayanan secara cepat, tepat, dan efisien kepada masyarakat. Namun, proses
penerbitan surat keterangan domisili di Kantor Kecamatan Pamarican masih berpotensi mengalami
variasi waktu pelayanan karena belum memiliki standar waktu kerja yang terukur secara sistematis.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan ketidakkonsistenan pelayanan serta menimbulkan aktivitas
yang tidak memberikan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan alur proses
pelayanan administrasi, menentukan waktu baku pelayanan menggunakan metode Maynard
Operation Sequence Technique (MOST), serta merumuskan usulan perbaikan untuk meningkatkan
efisiensi pelayanan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kerja. Unit analisis
penelitian adalah aktivitas pelayanan administrasi penerbitan surat keterangan domisili di Kantor
Kecamatan Pamarican. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung,
wawancara, dokumentasi, serta pencatatan elemen kerja pelayanan. Analisis data dilakukan
menggunakan Flow Process Chart (FPC), metode MOST untuk menentukan waktu baku kerja, serta
pendekatan Lean Office untuk mengidentifikasi aktivitas Non-Value Added (NVA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelayanan terdiri atas aktivitas operasi, inspeksi,
transportasi, delay, dan penyimpanan sementara. Berdasarkan perhitungan MOST diperoleh total
indeks sistem aktual sebesar 467 indeks dengan total waktu 4. 670 TMU, waktu normal sebesar 168,
12 detik, dan waktu baku sebesar 193, 34 detik setelah penambahan allowance 15%. Analisis Lean
Office menunjukkan adanya pemborosan berupa perpindahan dokumen yang berlebihan, gerakan
kerja yang tidak diperlukan, serta waktu menunggu proses pengesahan dokumen. Usulan perbaikan
dilakukan melalui penataan ulang tata letak fasilitas kerja dan penyederhanaan metode kerja
sehingga total indeks MOST menurun menjadi 358 indeks, waktu normal menjadi 128, 88 detik,
dan waktu baku menjadi 148, 21 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usulan perbaikan yang
dirancang memiliki potensi meningkatkan efisiensi proses kerja sebesar 23, 33% melalui
pengurangan aktivitas non-value added dan penyederhanaan alur pelayanan. Oleh karena itu,
penerapan standar waktu kerja dan perbaikan sistem kerja direkomendasikan untuk meningkatkan
efektivitas pelayanan administrasi di Kantor Kecamatan Pamarican
-
Subject
-
administrasi publik, flow process chart, lean office, maynard operation sequence
technique, pelayanan administrasi, waktu baku
-
number of pages
-
171