PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KETERIKATAN KARYAWAN GENERASI Z DI BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG

Type
Skripsi
Title
PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KETERIKATAN KARYAWAN GENERASI Z DI BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG
Creator
Ifan Setiawan
identifier
2261201160
list of contributors
Andri Asmari S.E., M.M.
Date
2026
abstract
Keterikatan karyawan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan
keberhasilan organisasi dalam mempertahankan produktivitas, loyalitas, dan
kinerja karyawan. Pada era dominasi Generasi Z di dunia kerja, organisasi
dihadapkan pada tantangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mampu
memenuhi kebutuhan karyawan, khususnya terkait keseimbangan kehidupan kerja
dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
Keseimbangan Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Keterikatan Karyawan,
serta menganalisis pengaruh Keseimbangan Kehidupan Kerja terhadap Keterikatan
Karyawan, pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Keterikatan Karyawan, dan
pengaruh Keseimbangan Kehidupan Kerja serta Kepuasan Kerja secara simultan
terhadap Keterikatan Karyawan Generasi Z di Kecamatan Bojongsoang Kabupaten
Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah karyawan Generasi Z di Kecamatan
Bojongsoang Kabupaten Bandung dengan teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui
penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, sedangkan analisis data
dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier
berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R2) dengan
bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Keseimbangan Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Keterikatan Karyawan
berada pada kategori baik. Secara parsial, Keseimbangan Kehidupan Kerja
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterikatan Karyawan dengan nilai t
hitung sebesar 2,059 dan signifikansi 0,042, sedangkan Kepuasan Kerja
berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung sebesar 7,934 dan
signifikansi 0,000, serta menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan.
Secara simultan, Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Kepuasan Kerja berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Keterikatan Karyawan dengan nilai F hitung sebesar
45,547 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,484
menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 48,4% variasi
Keterikatan Karyawan, sedangkan 51,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam memperkuat teori
mengenai pentingnya Keseimbangan Kehidupan Kerja dan Kepuasan Kerja dalam
meningkatkan Keterikatan Karyawan, khususnya pada Generasi Z. Oleh karena itu,
organisasi disarankan untuk menerapkan kebijakan yang mendukung
keseimbangan kehidupan kerja, meningkatkan kepuasan kerja, serta menciptakan
lingkungan kerja yang kondusif guna memperkuat keterikatan karyawan. Penelitian
selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan wilayah penelitian,
menambahkan variabel lain yang relevan, serta menggunakan pendekatan
penelitian yang lebih beragam agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Subject
Keseimbangan Kehidupan Kerja, Kepuasan Kerja, Keterikatan
Karyawan, Generasi Z, Kecamatan Bojongsoang
number of pages
139