OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS PRODUK UMKM SALE PISANG AROMA MELALUI PENDEKATAN TECHNOPRENEURSHIP

Type
Skripsi
Title
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS
PRODUK UMKM SALE PISANG AROMA MELALUI
PENDEKATAN TECHNOPRENEURSHIP
Creator
Khofifatun Amanah
identifier
2226201076
list of contributors
BY. Rahadi Meta Tri Sulaksana, S.T., M.T
Date
2026
abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung
perekonomian daerah, namun masih banyak UMKM yang menghadapi permasalahan dalam
produktivitas dan konsistensi kualitas produk. Salah satunya adalah UMKM Sale Pisang Aroma
Tiga Putra Jaya yang berlokasi di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa
Barat. Proses produksi pada UMKM tersebut masih dilakukan secara manual sehingga
menyebabkan efisiensi produksi belum optimal serta kualitas produk yang dihasilkan belum
konsisten. Berdasarkan hasil observasi awal, proses produksi membutuhkan waktu sekitar 709 menit
(11,81 jam) dalam satu siklus produksi dengan tingkat kecacatan produk sebesar ±7%, yang meliputi
produk gosong, ukuran tidak seragam, dan kemasan kurang rapat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi sistem produksi aktual, mengidentifikasi
bottleneck proses produksi, serta merancang strategi technopreneurship untuk meningkatkan
produktivitas dan kualitas produk pada UMKM Sale Pisang Aroma. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Teknik Industri melalui
analisis time study, identifikasi bottleneck, Seven Tools of Quality, serta perancangan strategi
technopreneurship berbasis teknologi tepat guna dan digitalisasi pemasaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bottleneck utama terjadi pada proses pengeringan dengan
waktu sebesar 545,79 menit. Usulan perbaikan dilakukan melalui penerapan mesin pengiris pisang
mekanis, penggunaan hand sealer semi otomatis, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP),
serta pemanfaatan digital marketing melalui media sosial dan platform digital. Berdasarkan hasil
evaluasi, penerapan pendekatan technopreneurship diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi
proses produksi, meningkatkan kapasitas output, menurunkan tingkat kecacatan produk, serta
memperluas jangkauan pemasaran. Hasil analisis kelayakan investasi menunjukkan bahwa usulan
teknologi layak diterapkan dengan periode pengembalian modal (Payback Period) selama 7 bulan
atau 0,58 tahun.
Subject
UMKM, produktivitas, kualitas produk, technopreneurship, time study, Seven Tools
number of pages
114