ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA PRAKTIK BENGKEL OTOMOTIF MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) DI SMK AL IHSAN PAMARICAN

Type
Skripsi
Title
ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA PRAKTIK
BENGKEL OTOMOTIF MENGGUNAKAN METODE JOB
SAFETY ANALYSIS (JSA) DI SMK AL IHSAN PAMARICAN
Creator
Agnia Nurhidayani
identifier
2226201080
list of contributors
Jatmiko Agung Nugroho, S.T., M.T.
Date
2026
abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dan tidak terpisahkan dalam
seluruh kegiatan praktik bengkel otomotif, terutama di lingkungan sekolah menengah kejuruan,
karena tingginya potensi yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja maupun gangguan kesehatan
jangka panjang bagi para siswa. Kondisi lingkungan kerja yang dinamis, penggunaan alat tangan
(hand tools) dan mesin bertenaga besar, sistem kelistrikan yang kompleks, paparan bahan kimia
berbahaya seperti pelumas dan cairan pembersih, material benda kerja yang berat, serta perilaku
kerja siswa yang terkadang masih kurang menyadari pentingnya kedisiplinan K3, sering kali
menjadi sumber bahaya utama selama kegiatan praktik berlangsung. Oleh karena itu, penerapan
budaya K3 sejak dini di bangku sekolah sangat diperlukan untuk mempersiapkan lulusan yang
tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan keselamatan
sebelum terjun ke dunia industri yang sesungguhnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi berbagai potensi bahaya secara komprehensif, menganalisis tingkat risiko pada
masing-masing tahapan kerja, serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko yang aplikatif
pada kegiatan praktik bengkel otomotif di SMK Al Ihsan Pamarican. Metode penelitian yang
digunakan dalam studi ini adalah Job Safety Analysis (JSA) yang dikolaborasikan dengan
pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai kondisi faktual
di lapangan. Proses pengumpulan data dilaksanakan secara sistematis melalui observasi langsung
terhadap aktivitas siswa saat praktik, wawancara mendalam dengan guru mata pelajaran produktif
dan teknisi bengkel, serta telaah dokumentasi terhadap pedoman pelaksanaan praktik yang berlaku
di sekolah. Analisis data dilakukan dengan menguraikan setiap jenis pekerjaan ke dalam beberapa
tahapan proses yang berurutan, mengidentifikasi potensi bahaya spesifik pada setiap tahapan
tersebut, dan mengevaluasi tingkat risiko berdasarkan matriks penilaian yang mengukur
kemungkinan terjadinya kecelakaan (likelihood) serta tingkat keparahan dampaknya (severity).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aktivitas dengan tingkat risiko tinggi,
seperti proses pengangkatan komponen mesin berat (engine lifting), perbaikan sistem kelistrikan
bodi, dan penggunaan alat gerinda, yang rentan menyebabkan cedera muskuloskeletal, sengatan
listrik, hingga luka robek. Selain itu, temuan lain menunjukkan adanya risiko tingkat sedang
hingga rendah, seperti siswa yang terpeleset akibat ceceran oli di lantai kerja atau tergores saat
menggunakan peralatan tangan yang kurang presisi. Sebagai tindak lanjut, penelitian ini
merumuskan rekomendasi pengendalian risiko berdasarkan hierarki pengendalian bahaya yang
meliputi rekayasa teknik (seperti penyediaan sistem ventilasi pembuangan gas buang yang
memadai), pengendalian administratif (pemasangan rambu-rambu peringatan K3 yang mudah
terlihat, penyusunan Standard Operating Procedure atau SOP yang ketat, serta pengawasan
praktik yang lebih intensif), dan kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang
berstandar. Penggunaan APD seperti sepatu keselamatan (safety shoes), kacamata pelindung,
sarung tangan mekanik, dan masker pelindung pernapasan harus diwajibkan tanpa pengecualian.
Penerapan seluruh rekomendasi ini diharapkan mampu meminimalisasi angka insiden kecelakaan
kerja, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan produktif, serta membentuk
karakter dan budaya keselamatan kerja yang kuat pada diri siswa SMK Al Ihsan Pamarican
Subject
Alat pelindung diri, bengkel otomotif, Job Safety Analysis, keselamatan dan
kesehatan kerja, manajemen risiko, risiko kecelakaan kerja.
number of pages
132